Bekerja itu Ibadah, Berprestasi itu Indah
Dalam perjalanan SE (study excursi) ke Pulau Borneo (Balikpapan-Samrinda-Bontang) pada tanggal 1-6 juli 2007 menemukan sebuah spanduk yang luar biasa menggugah semangat. Spanduk itu dipasang dalam plan PT. Pupuk Kaltim (PKT), tepatnya di workshop IPP (Industri Peralatan Pabrik). Ketika pertama kali melihat, sungguh luar biasa ‘Subhanalloh’ di pabrik sebesar ini, pabrik pupuk urea terbesar di Indonesia ada spanduk yang memberikan pelajaran kepada kita semua bahwa bekerja bukan untuk mencari gaji saja, mencari kedudukan dan jabatan saja, bukan mencari kesenangan dunia saja. Tapi bekerja itu untuk ibadah, apalagi kalau sudah punya istri dan anak jerih payah seorang suami untuk mencari nafkah itu mendapat pahala. Agar berpahala niatnya harus ikhlas.
Suatu ketika saya bercerita kepada ibu tercinta, bahwa nanti kalau bekerja mau mencari gaji yang tinggi saja. Tidak lama kemudian sebagai ibu menjelaskan panjang lebar agar anaknya pandai-pandai memaknai kehidupan dunia ini. Beliau mengutarakan bahwa rizki itu sudah ada yang ngatur, tinggal ikhtiar (usaha) untuk bekerja keras kita menjemput rizki. Banyak orang yang memiliki gaji tinggi tapi tidak barokah, akhirnya anak-anaknya tidak benar, menghabiskan harta orang tuanya untuk berfoya-foya, memakai narkoba, dsb. Coba lihat seorang pedagang yang jujur, walaupun tidak seberapa mendapat untung tapi anak-anaknya sukses, berarti salah satu pertanda rizkinya barokah. Lebih baik gaji sedikit tapi barokah, dari pada gaji besar tidak barokah. Dan alangkah lebih baik lagi kalau gaji besar dan barokah, bisa banyak beramal.
Oh … alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali mendapat pelajaran berharga. Sekarang bagaimana caranya menjemput rizki atau gaji yang besar itu. Kuncinya adalah berprestasi, berprestasi tidak hanya di sekolah saja, tapi kita bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan kita. Sesuai dengan lanjutan spanduk tadi bahwa berprestasi itu indah.
Get spirit, Do the best !!!
No comments yet
Leave a reply

